Selasa, 03 April 2012

berita bahasa inggris

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar yang merupakan calon Ketua Umum IKA Universitas Padjadjaran periode 2012-2016 siap menyinergikan seluruh alumni dan meningkatkan peran alumni Unpad menjadi universitas kelas dunia.

Sapta Nirwandar yang diusung komisariat fakultas ekonomi memiliki visi untuk mewujudkan IKA Unpad menjadi lebih profesional, komunikatif, memiliki semangat jiwa karsa dan berkontribusi nyata. "Unpad yang jadi sumber inspirasi dan dorongan. Jadi induknya tetap Unpad. Alumni ingin berkontribusi agar Unpad maju" ujar Sapta, Rabu (4/4).

Menurut dia, selama ini sumbangan Unpad cukup besar terhadap perkembangan ekonomi kreatif Jawa Barat lewat berbagai kegiatan. Untuk mewujudkan visinya itu, Sapta mengemban misi menjadikan IKA Unpad sebagai wadah alumni yang profesional pada bidangnya, mendukung peraihan Unpad sebagai `World Class University, membangun integritas dan karakter alumni Unpad dalam memperkuat eksistensi diri dan lembaga dalam pembangunan nasional Indonesia.

Deputy Minister of Tourism and the Creative Economy Nirwandar who are candidates for Chairman of the University of Padjadjaran IKA ready synergizing the entire 2012-2016 period and increase the role of the alumni alumnus Unpad become a world-class university.

Nirwandar carried commissariat economics faculty had the vision to realize the IKA Unpad become more professional, communicative, have a spirit of initiative and contribute to real life. "Unpad to be a source of inspiration and encouragement. So the parent still Unpad. Alumni would like to contribute to advancing Unpad" Sapta said, Wednesday (4/4).

According to him, during this significant contribution to the development Unpad creative economy of West Java through various activities. To realize that vision, the mission made ​​the IKA Sapta Unpad as a forum for alumni who are professionals in their field, supported peraihan Unpad as a `World Class University, build integrity and character of the alumni Unpad in strengthening the existence of self and national development agencies in Indonesia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar